Gaza, 26 Agustus (QNA) - Seorang warga Palestina menjadi martir pada Rabu setelah serangan pesawat tak berawak Israel yang dilakukan oleh tentara pendudukan menargetkan Jalur Gaza selatan.
Sumber-sumber medis Palestina melaporkan bahwa pesawat tak berawak itu menghantam sebuah tenda di kamp “Ghaith” untuk para pengungsi di Al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis. Kendaraan pendudukan juga melepaskan tembakan di timur kota.
Helikopter Israel mengintensifkan tembakannya ke arah Rafah di Jalur Gaza selatan.
Sejak gencatan senjata Oktober lalu, jumlah korban meningkat menjadi 1.303 orang, dan 4.336 orang terluka. Pada periode yang sama, 814 jenazah telah ditemukan dari bawah reruntuhan.
Sejak 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas akibat genosida Israel di Jalur Gaza meningkat menjadi 73.438 martir, dan 174.447 orang luka-luka. (QNA)