Anak Palestina, Islam Al-Ajouri, 14, tewas pada hari Minggu setelah menderita luka tembak kritis di dada selama serangan pasukan pendudukan Israel (IOF) di kamp pengungsi Old Askar, sebelah timur Nablus di Tepi Barat utara.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan krunya merawat anak tersebut karena luka tembak di dada dan melakukan resusitasi jantung paru dalam upaya menyelamatkan nyawanya sebelum dia dinyatakan meninggal karena luka-lukanya.
IOF menyerbu bagian timur Nablus melalui pos pemeriksaan militer Awarta dan maju menuju daerah antara kamp pengungsi Askar Lama dan Baru, menurut sumber keamanan.
IOF kemudian masuk ke kamp Askar Lama di tengah pengerahan besar-besaran tentara dan kendaraan militer, sementara operasi militer berlanjut di wilayah tersebut.
Laporan awal menunjukkan bahwa seorang anak telah ditembak di punggung sebelum Bulan Sabit Merah mengkonfirmasi bahwa korban berusia 14 tahun dan terkena pukulan di bagian dada.
Penggerebekan terhadap kamp Askar terjadi di tengah berlanjutnya operasi militer Israel di Nablus timur dan kamp pengungsinya, khususnya kamp Askar Lama dan Baru.
Secara terpisah, Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina melaporkan bahwa 87 warga Palestina tewas dalam serangan pemukim Israel antara awal tahun 2019 hingga 21 Agustus 2026, termasuk 25 orang sejak awal tahun ini.
Komisi tersebut mengatakan 61 warga Palestina telah terbunuh .....selengkapnya