Pakistan mengatakan pihaknya dapat menawarkan saluran antara Teheran dan Washington, namun para analis berbeda pendapat mengenai seberapa besar pengaruhnya.
Islamabad, Pakistan — Kepala Staf Angkatan Darat dan Kepala Pasukan Pertahanan Pakistan, Marsekal Asim Munir, akan melakukan perjalanan ke Teheran pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat senior Iran, Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan pada hari Minggu.
Ini akan menjadi kunjungan ketiga Munir ke Iran tahun ini ketika Islamabad terus berupaya memediasi diakhirinya perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Para pejabat Pakistan, yang tidak mau disebutkan namanya, mengonfirmasi kepada Al Jazeera bahwa kunjungan tersebut akan dilakukan namun menolak menjelaskan lebih lanjut agendanya.
Sayap media militer Pakistan, Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR), serta Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Informasi, tidak menanggapi permintaan komentar Al Jazeera atas kunjungan tersebut, yang diumumkan secara tidak biasa oleh Teheran dan bukan oleh Islamabad.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei mengatakan perjalanan tersebut akan melanjutkan upaya Pakistan untuk “membantu memperkuat perdamaian dan keamanan di kawasan”.
Munir akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat senior Iran selama kunjungannya, kata Baghaei kepada wartawan di Teheran.
Kunjungan tersebut menyusul dua panggilan telepon antara Munir dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam waktu empat hari, pada hari Rabu .....selengkapnya