Asosiasi perusahaan transportasi swasta di Jalur Gaza telah memperingatkan bahwa berlanjutnya larangan Israel terhadap suku cadang kendaraan dan truk, oli mesin, dan pasokan pemeliharaan mengancam akan melumpuhkan sektor transportasi Gaza.
“Sektor transportasi swasta telah lama beroperasi dalam kondisi yang luar biasa, dimana truk-truk didorong hingga batas maksimalnya dan kurangnya perawatan dasar,” kata ketua asosiasi, Nahid Shahiber, dalam sambutannya baru-baru ini.
Shahiber menjelaskan bahwa masalah mekanis kecil, yang biasanya dapat diperbaiki dengan cepat, kini memaksa truk tidak dapat digunakan sepenuhnya karena tidak tersedianya suku cadang pengganti.
Shahiber mencatat bahwa kekurangan minyak sama pentingnya dengan krisis suku cadang, karena pelumas mesin dan girboks sangat penting untuk menjaga truk tetap berfungsi.
Dia menambahkan bahwa penundaan penggantian oli rutin atau penggunaan pengganti yang tidak sesuai karena kekurangan pasokan dapat menyebabkan kerusakan mesin yang parah, menyebabkan kendaraan tidak dapat digunakan secara permanen atau memerlukan perbaikan yang rumit dan mahal.
Dia meminta organisasi internasional dan kelompok kemanusiaan untuk bertindak cepat guna memenuhi kebutuhan mendesak di sektor transportasi.