Washington, 26 Agustus (QNA) - Militer AS mengatakan pada hari Rabu bahwa empat orang tewas dalam serangan terhadap sebuah kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di Laut Karibia, ketika pemerintahan Trump melanjutkan kampanyenya melawan tersangka penyelundup narkoba di wilayah tersebut.
Komando Selatan AS mengatakan dalam sebuah postingan di X bahwa Satuan Tugas Gabungan Belahan Barat melakukan serangan pada hari Selasa terhadap sebuah kapal yang beroperasi di sepanjang rute penyelundupan narkoba di Karibia. Komando tersebut mengatakan intelijen telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut terlibat dalam perdagangan narkoba dan empat orang tewas.
Komando tersebut tidak mengidentifikasi mereka yang tewas atau memberikan rincian mengenai lokasi serangan yang tepat.
Human Rights Watch, Amnesty International dan para ahli independen PBB mengecam serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba, dan para kritikus mempertanyakan legalitas serangan tersebut dan bukti-bukti yang diajukan oleh militer AS untuk mendukung dugaan keterlibatan kapal-kapal yang menjadi sasaran penyelundupan narkoba.
Pemerintahan Trump memulai kampanyenya pada bulan September 2025 terhadap kapal-kapal yang dikatakan digunakan untuk mengangkut narkoba. Menurut AP, pemogokan hari Selasa menjadikan jumlah korban tewas yang dilaporkan dari kampanye tersebut menjadi sedikitnya 227 orang dari 68 serangan yang dilakukan dengan perahu. (QNA)