Palestina

Pria Palestina terluka dalam serangan penjajah di Khirbet al-Rakeez di selatan Hebron

Tanggal asli: 23 Agustus 2026 07:50 Sumber: WAFA English
Pria Palestina terluka dalam serangan penjajah di Khirbet al-Rakeez di selatan Hebron

HEBRON, 22 Agustus 2026 (WAFA) — Seorang pria Palestina terluka pada hari Sabtu setelah diserang oleh penjajah Israel di desa Khirbet al-Rakeez, yang terletak di Masafer Yatta, selatan Hebron, kata seorang aktivis setempat.

Osama Makhamreh, seorang aktivis pemukiman anti-kolonial di Hebron selatan, mengatakan kepada WAFA bahwa penjajah bersenjata Israel, di bawah perlindungan pasukan pendudukan Israel, menyerang warga Palestina Saeed al-Amour di desa al-Rakeez.

Serangan itu menyebabkan al-Amour mengalami banyak luka dan memar, sehingga kru Bulan Sabit Merah Palestina membawanya ke Rumah Sakit Pemerintah Yatta untuk perawatan medis.

Makhamreh lebih lanjut melaporkan bahwa pasukan pendudukan Israel kemudian menggerebek rumah al-Amour, menggeledah tempat tersebut, merusak isinya, dan menyita telepon seluler keluarga tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah berlanjutnya laporan kekerasan dan serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok, pasukan dan penjajah Israel melakukan 2.256 serangan terhadap warga Palestina, tanah, dan properti mereka selama bulan Juli. Data menunjukkan bahwa pasukan Israel melakukan 1.458 serangan, sementara penjajah bertanggung jawab atas 798 serangan.

Komisi tersebut mengatakan serangan-serangan tersebut tercatat di beberapa provinsi, dengan Ramallah dan al-Bireh mencatat jumlah tertinggi yaitu 260 serangan, diikuti oleh Nablus dengan 247 serangan, Jenin dengan 190 serangan, Betlehem dengan 185 serangan, dan Hebron dengan 170 serangan.

Komisi tersebut menggambarkan angka-angka tersebut sebagai bukti koordinasi yang erat antara operasi militer dan kekerasan yang dilakukan oleh penjajah, dan menekankan bahwa perlindungan dan dukungan militer Israel terhadap penjajah telah menciptakan lingkungan yang kondusif terhadap peningkatan serangan dan dampak jangka panjangnya terhadap warga Palestina dan properti mereka.

Baca Sumber Asli