Satu orang terluka pada hari Sabtu dalam serangan pesawat tak berawak Israel yang menargetkan sebuah kendaraan di barat daya Suriah, menurut media Suriah.
TV Al-Ikhbariya mengatakan drone tersebut menghantam kendaraan di kota Beit Jinn di pedesaan barat Damaskus, tanpa memberikan rincian tentang identitas atau kondisi orang yang terluka.
Pihak berwenang Suriah belum mengomentari serangan tersebut, sementara Israel belum mengumumkan target atau alasan serangan tersebut.
Serangan itu terjadi di tengah upaya Suriah untuk mencapai perjanjian keamanan dengan Israel.
Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengatakan pada tanggal 26 Juli bahwa Damaskus bekerja sama dengan beberapa negara untuk mencapai kesepakatan tersebut, dan menambahkan bahwa jika berhasil, hal itu dapat membuka jalan bagi perdamaian komprehensif tanpa Suriah melepaskan klaimnya atas Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Israel telah menduduki sebagian besar Dataran Tinggi Golan Suriah sejak tahun 1967. Menyusul jatuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir tahun 2024, Israel menyatakan perjanjian pelepasan tahun 1974 gagal dan pindah ke zona penyangga demiliterisasi dan wilayah lainnya, termasuk Gunung Hermon (Jabal al-Sheikh) di sisi Suriah.